SDGs #4 Pendidikan

Estafet Kepemimpinan: FEB UNY Resmi Lantik 112 Pengurus Ormawa Baru Periode 2026

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta (FEB UNY) resmi memulai babak baru kepengurusan organisasi mahasiswa melalui prosesi pelantikan yang khidmat. Bertempat di Ruang Teater PMD FEB UNY pada Jumat (20/2), acara ini dihadiri oleh jajaran pimpinan fakultas, mulai dari Dekan, para Wakil Dekan, Kepala Departemen, hingga Dosen Pembimbing Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa). Sebanyak 112 mahasiswa terpilih mengikrarkan komitmennya untuk menjalankan roda organisasi selama satu periode ke depan.

Rangkaian acara dimulai dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) Dekan, yang kemudian dilanjutkan dengan prosesi penandatanganan berita acara serah terima jabatan pengurus lama (demisioner) dan pengurus baru. Momentum ini menandai penyerahan tanggung jawab sekaligus apresiasi atas dedikasi pengurus sebelumnya yang telah berkontribusi bagi dinamika kemahasiswaan di lingkungan FEB UNY.

Dalam sambutannya, Dekan FEB UNY, Dr. Sutirman, M.Pd., menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada para pengurus yang baru dilantik. Beliau menekankan bahwa pengalaman berorganisasi adalah laboratorium nyata yang akan membedakan kualitas lulusan di masa depan. Menurutnya, berorganisasi melatih mahasiswa untuk terbiasa dengan manajemen tugas, seperti penyusunan proposal hingga eksekusi kegiatan, yang sangat dibutuhkan dalam dunia profesional.

Lebih lanjut, Dr. Sutirman mengingatkan bahwa Ormawa merupakan subsistem dari FEB UNY yang harus bergerak dalam koridor aturan lembaga. Beliau menekankan pentingnya integritas, profesionalisme, serta izin resmi fakultas dalam setiap aktivitas yang dijalankan. Mahasiswa diharapkan mampu menjaga nama baik almamater sembari tetap menjadi individu yang kreatif, unggul, dan berkelanjutan, termasuk didorong untuk berpartisipasi dalam ajang Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) yang akan datang.

Prosesi pelantikan ini ditutup dengan sesi foto bersama dan koordinasi perdana antara pengurus baru dengan dosen pembimbing masing-masing. Suasana optimisme terpancar dari para mahasiswa yang siap membawa inovasi baru bagi ormawa di tingkat departemen maupun fakultas, dengan harapan dapat meningkatkan prestasi mahasiswa FEB UNY baik di level nasional maupun internasional.

Kegiatan pelantikan ini sejalan dengan upaya pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada poin 4: Pendidikan Berkualitas dan poin 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Dengan memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengasah soft skills kepemimpinan dan manajerial, fakultas turut berkontribusi dalam membangun institusi yang kuat dan inklusif demi mencetak generasi pemimpin masa depan yang kompeten. (ist/fdhl)

Akselerasi Data Presma: FEB UNY Pastikan Mahasiswa Siap Hadapi Yudisium dan Dunia Kerja

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta (FEB UNY) menggelar Workshop Akselerasi Data Presma pada Jumat (20/2) bertempat di Auditorium FEB UNY. Agenda ini bertujuan untuk mengoptimalkan pendataan prestasi dan aktivitas mahasiswa guna menghindari hambatan administratif saat kelulusan. Kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 300 mahasiswa, baik secara luring maupun daring.

Dalam laporannya, Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni (AKA) FEB UNY, Ani Widayati, M.Pd., Ed.D., menyoroti pentingnya pemenuhan poin Penghargaan Ekstrakurikuler Mahasiswa (PEM). Saat ini, mahasiswa diwajibkan mengumpulkan minimal 80 poin PEM sebagai syarat mengikuti yudisium. Poin tersebut dapat diperoleh melalui keikutsertaan dalam organisasi, perlombaan, maupun kepanitiaan. Beliau menegaskan bahwa workshop ini menjadi solusi atas potensi kendala komunikasi antara mahasiswa dan fakultas terkait klaim poin yang masih tergolong banyak belum terdata.

Dekan FEB UNY, Dr. Sutirman, M.Pd., dalam sambutannya menekankan bahwa pendataan yang akurat dalam sistem Presma bukan sekadar pemenuhan syarat kelulusan, melainkan investasi masa depan. Data prestasi yang terunggah nantinya akan muncul dalam Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI). Dokumen ini menjadi nilai tambah yang sangat krusial bagi alumni saat memasuki pasar kerja untuk membuktikan kompetensi di luar bidang akademik.

Pihak fakultas juga mengidentifikasi adanya kendala teknis, di mana banyak mahasiswa telah mengunggah data namun belum melengkapinya dengan dokumen pendukung atau sertifikat yang valid. Menanggapi hal tersebut, Dr. Sutirman menginstruksikan mahasiswa untuk memanfaatkan fasilitas fakultas secara maksimal. Mahasiswa yang terkendala perangkat dapat menggunakan laboratorium komputer serta fasilitas pemindaian (scan) yang tersedia di lingkungan FEB UNY untuk mempercepat proses verifikasi data.

Sesi inti workshop diisi dengan pemaparan materi teknis mengenai manajemen database mahasiswa yang disampaikan oleh Dr. Eka Ary Wibawa, M.Pd. dan Tri Hidayat, S.Tr.Ab. Keduanya membimbing mahasiswa dalam menavigasi sistem Presma agar input data berjalan akurat dan efisien. Para mahasiswa tampak aktif bertanya dan mencoba langsung upaya perbaikan data dengan didampingi oleh pemateri.

Sejalan dengan agenda global, kegiatan ini merupakan wujud nyata dukungan FEB UNY terhadap Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada poin 4: Pendidikan Berkualitas dan poin 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi. Melalui tertib administrasi prestasi dan penguatan SKPI, fakultas berkomitmen menghasilkan lulusan yang kompetitif dan memiliki kesiapan kerja yang tinggi di era profesional. (ist/fdhl)

/sites/feb.uny.ac.id/files/DSC_8969.JPG/sites/feb.uny.ac.id/files/DSC_8972.JPG/sites/feb.uny.ac.id/files/DSC_8978.JPG

Dosen FEB UNY Arum Darmawati Raih Gelar Doktor, Kaji Kesejahteraan Psikologis Guru Pendamping Khusus

Arum Darmawati, M.M., dosen Departemen Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta (FEB UNY), resmi menyandang gelar doktor dari Universitas Sebelas Maret (UNS) pada Senin (9/2/2026). Gelar tersebut diraih setelah ia berhasil mempertahankan disertasinya dalam Ujian Terbuka Program Studi S3 Ilmu Ekonomi Minat Manajemen yang berlangsung di Ruang Konimex, Gedung FEB UNS.

Dalam riset doktoralnya, Dr. Arum mengangkat judul disertasi "Anteseden dan Konsekwensi Emotional Labor: Studi Pada Guru Pendamping Khusus di Indonesia". Penelitian ini memfokuskan pada tuntutan regulasi emosi yang dihadapi oleh Guru Pendamping Khusus (GPK) dalam konteks pendidikan inklusif. Melalui pendekatan kuantitatif dengan survei terhadap 483 GPK di seluruh Indonesia, riset ini menganalisis bagaimana ketidaksesuaian emosional (emotional dissonance) dapat memicu kelelahan kerja (burnout) yang berdampak pada kepuasan kerja guru.

Analisis data menggunakan metode Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) menunjukkan bahwa strategi regulasi emosi, baik surface acting maupun deep acting, berpengaruh positif terhadap risiko burnout. Hasil penelitian juga membuktikan bahwa burnout berperan sebagai mediator yang menurunkan kepuasan kerja guru. Namun, penelitian ini menemukan bahwa sumber daya personal, seperti modal psikologis (psychological capital), mampu menjadi moderator yang membantu individu dalam mengelola emosi ketika menghadapi tantangan di lingkungan kerja.

Proses pengujian dalam sidang terbuka ini dilakukan oleh tim penguji yang terdiri atas Prof. Bhimo Rizky Samudro, Ph.D., Prof. Agung Nur Probohudono, Ph.D., Prof. Dr. Anton Agus Setyawan, M.Si., Prof. Dr. Salamah Wahyuni, S.U., dan Dr. Sinto Sunaryo, M.Si. Sementara itu, tim promotor yang membimbing penelitian ini adalah Prof. Dr. Hunik Sri Runing Sawitri, M.Si., Dr. Hidajat Hendarsjah, M.M., serta Dr. Mugi Harsono, M.Si., C.CCM, CCLM.

Agenda akademik ini dihadiri oleh jajaran pimpinan FEB UNY, Ketua LLDIKTI Wilayah V, serta para kolega dosen dan tenaga kependidikan dari Departemen Manajemen FEB UNY. Kehadiran keluarga dan kerabat turut melengkapi suasana sidang yang menjadi tonggak pencapaian kualifikasi sumber daya manusia di lingkungan fakultas. Secara praktis, riset ini memberikan rekomendasi bagi instansi pendidikan untuk memperkuat dukungan organisasi guna meningkatkan kesejahteraan psikologis para pendidik inklusif.

Capaian ini selaras dengan komitmen pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Penelitian mengenai Guru Pendamping Khusus mendukung poin SDGs Nomor 4 (Pendidikan Berkualitas) dalam upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif dan merata. Selain itu, kajian mengenai regulasi emosi dan kepuasan kerja berkontribusi pada poin SDGs Nomor 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) terkait kesejahteraan pekerja, serta poin SDGs Nomor 10 (Berkurangnya Kesenjangan) melalui penguatan kapasitas tenaga pendidik bagi anak berkebutuhan khusus. (fdhl)

Perkuat Sinergi, IAEI DIY Gelar Rapat Kerja dan Jalin Kerja Sama dengan FEB UNY

Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (DPW IAEI) Daerah Istimewa Yogyakarta menyelenggarakan Rapat Kerja (Raker) tahunan pada Sabtu (24/1/2026). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Teater tersebut dihadiri oleh seluruh jajaran pengurus DPW IAEI DIY guna merumuskan arah kebijakan dan program strategis organisasi untuk periode mendatang.

Acara diawali dengan sambutan dari Ketua DPW DIY IAEI, Ahmad Akbar Susamto, Ph.D., yang menekankan pentingnya konsolidasi program kerja yang berdampak nyata. Senada dengan hal tersebut, Ketua Dewan Penasihat DPW IAEI DIY, Prof. Dr. Misnen Ardiansyah, S.E., M.Si., Ak., CA., dalam arahannya memberikan pandangan mengenai penguatan peran akademisi dan praktisi dalam pengembangan ekosistem ekonomi syariah di wilayah Yogyakarta.

Agenda utama rapat kerja ini dibagi menjadi dua sesi, yakni rapat kerja per bidang dan sidang pleno. Dalam sesi per bidang, para pengurus merancang program-program spesifik yang berkaitan dengan riset, edukasi, serta pendampingan ekonomi masyarakat. Hasil rumusan dari tiap bidang kemudian dipaparkan dalam sidang pleno untuk disepakati sebagai agenda kerja kolektif organisasi selama satu tahun ke depan.

Bersamaan dengan agenda tersebut, dilaksanakan pula seremoni penandatanganan kerja sama (MoA) antara Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta (FEB UNY) dengan IAEI DIY. Kemitraan ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat yang berbasis ekonomi Islam. Kerja sama ini diharapkan dapat menjadi jembatan antara institusi pendidikan dengan asosiasi profesi.

Dekan FEB UNY dalam sambutannya menyatakan bahwa ekonomi syariah kini semakin menjadi kebutuhan, baik di tingkat nasional maupun internasional. Ia berharap kolaborasi ini melahirkan kajian-kajian baru yang mampu memberikan solusi serta pencerahan bagi publik. "Kami sangat berharap akan muncul kajian-kajian baru yang bermanfaat bagi masyarakat dan memberikan solusi pencerahan sehingga masyarakat tidak terjerumus dalam berbagai transaksi yang tidak semestinya," tegasnya.

Kegiatan ini selaras dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Kolaborasi lintas institusi ini mencerminkan poin SDGs Nomor 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). Selain itu, upaya pengembangan ekonomi Islam melalui riset dan edukasi berkontribusi pada SDGs Nomor 4 (Pendidikan Berkualitas) serta SDGs Nomor 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui penguatan sistem keuangan yang inklusif dan transparan. (fdhl)

Ahmad Akbar SusamtoProf. Dr. Misnen Ardiansyah, S.E., M.Si., Ak., CA.,

FEB UNY Perkuat Kualitas Akademik, Dr. Diana Rahmawati Pertahankan Disertasi Pembelajaran Online Akuntansi di UNS

Dr. Diana Rahmawati, M.Si., dosen Departemen Pendidikan Akuntansi FEB UNY, resmi menyandang gelar doktor setelah berhasil mempertahankan disertasinya dalam Ujian Terbuka di FEB Universitas Sebelas Maret (UNS), Rabu (14/1/2026). Hadir memberikan dukungan langsung dalam sidang tersebut jajaran dekanat FEB UNY, rekan sejawat dosen, serta perwakilan tenaga kependidikan dari lingkungan FEB UNY.

Dalam sidang yang dipimpin oleh Prof. Tri Mulyaningsih, Ph.D. selaku Wakil Dekan Bidang Akademik FEB UNS, Dr. Diana Rahmawati memaparkan disertasi berjudul "Perluasan Model Unified Theory of Acceptance and Use Technology Dalam Perspektif Pembelajaran Online Pada Pembelajaran Akuntansi Kondisi Pasca Pandemi Covid-19". Penelitian tersebut diuji oleh tim pakar yang terdiri dari Prof. Agung Nur Probohudono, Dr. Jaka Winarna, Dr. Sri Hartoko, serta Prof. Rindang Widuri sebagai penguji eksternal. Adapun tim promotor terdiri dari Prof. Dr. Rahmawati, M.Si., Ak. dan Dr. Setianingtyas Honggowati, M.Si., Ak.

Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis melalui pengembangan model UTAUT 3 yang diintegrasikan dengan variabel post-pandemic adaptability, digital literacy, dan perceived institutional support. Temuan riset menunjukkan bahwa perilaku penggunaan teknologi saat ini tidak hanya bersifat rasional, namun juga dipengaruhi oleh aspek kebiasaan (habit) dan pengalaman jangka panjang. Selain itu, kajian ini memposisikan peran kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dalam menjelaskan efektivitas pembelajaran online, khususnya pada bidang akuntansi yang memiliki karakteristik konseptual dan praktikal yang kuat.

Secara praktis, hasil penelitian menekankan bahwa keberhasilan pembelajaran online pasca-pandemi sangat bergantung pada dukungan institusi melalui penyediaan infrastruktur dan pelatihan berkelanjutan. Bagi tenaga pendidik, literasi digital dan kemampuan adaptasi menjadi prasyarat utama untuk memastikan proses belajar-mengajar tetap efektif. Penelitian ini menyarankan agar dosen mendesain strategi pembelajaran yang mengedepankan nilai etika dan pembentukan karakter melalui metode problem-based learning serta penilaian berbasis studi kasus, sehingga tidak hanya berfokus pada aspek kognitif semata.

Riset ini juga merekomendasikan kepada pengambil kebijakan pendidikan agar pembelajaran online tidak hanya dipandang sebagai solusi sementara, melainkan diintegrasikan ke dalam kurikulum jangka panjang. Temuan empiris membuktikan bahwa pada pembelajaran akuntansi, faktor adaptabilitas dan dukungan institusi berperan dalam menjamin pembelajaran berlangsung secara terstruktur, relevan, dan berorientasi pada kinerja. Hal ini berbeda dengan pembelajaran non-akuntansi yang lebih menitikberatkan pada aspek fleksibilitas dan variasi media pembelajaran.

Capaian akademik ini sejalan dengan komitmen FEB UNY dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), terutama Goal ke-4 mengenai Pendidikan Berkualitas. Melalui riset ini, FEB UNY berkontribusi pada terciptanya model pendidikan yang adaptif terhadap teknologi. Selain itu, penguatan literasi digital dan dukungan institusi dalam penelitian ini selaras dengan Goal ke-9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) serta Goal ke-8 untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di era ekonomi digital demi pertumbuhan ekonomi yang inklusif. (fdhl)

Dr. Diana Rahmawati bersama dewan penguji

FEB UNY Serahkan SK Tugas Tambahan bagi Dosen dan Tenaga Kependidikan

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta (FEB UNY) menyelenggarakan acara penyerahan Surat Keputusan (SK) Tugas Tambahan bagi dosen dan tenaga kependidikan pada Selasa, 6 Januari 2026, bertempat di Ruang Teater PMD FEB UNY. Kegiatan ini dihadiri jajaran dekanat, ketua dan sekretaris departemen, kepala dan sekretaris bagian, koordinator program studi, serta dosen dan tenaga kependidikan yang menerima penugasan tambahan.

Acara diawali dengan laporan Wakil Dekan Bidang Perencanaan, Keuangan, Umum, dan Sumber Daya (PKUSD) FEB UNY, Dr. Mustofa, M.Sc. Dalam laporannya, disampaikan bahwa pemberian tugas tambahan merupakan bagian dari penguatan tata kelola fakultas serta penataan peran strategis sumber daya manusia untuk mendukung kelancaran pelaksanaan program akademik dan nonakademik.

Dekan FEB UNY, Dr. Sutirman, M.Pd., dalam sambutannya menegaskan bahwa penugasan tambahan ini menjadi salah satu langkah fakultas dalam mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) FEB UNY. Menurutnya, keterlibatan aktif dosen dan tenaga kependidikan dalam berbagai peran struktural dan fungsional merupakan faktor penting dalam peningkatan kinerja institusi.

Pada kesempatan tersebut, Dekan juga mengajak seluruh penerima SK Tugas Tambahan untuk melaksanakan amanah dengan penuh tanggung jawab dan profesionalisme. Ia menekankan bahwa kinerja yang optimal akan diikuti dengan apresiasi institusi, seraya mengutip pepatah Jawa, “golek jeneng dulu, baru jenang nututi,” sebagai pengingat bahwa prestasi dan kerja nyata menjadi dasar pengakuan.

Kegiatan penyerahan SK Tugas Tambahan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pimpinan, dosen, dan tenaga kependidikan di lingkungan FEB UNY dalam mendukung tata kelola fakultas yang efektif, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan mutu layanan pendidikan.

Dalam konteks Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), kegiatan ini relevan dengan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan tata kelola dan kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi, serta SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh) melalui upaya membangun institusi pendidikan yang profesional, transparan, dan akuntabel. (fdh)

Penguatan Mutu Pendidikan Tinggi, Tiga Dosen FEB UNY Jadi Asesor LAMEMBA

Tiga dosen Departemen Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta (FEB UNY) resmi ditetapkan sebagai Asesor Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi, Manajemen, Bisnis, dan Akuntansi (LAMEMBA) untuk periode 2025–2027. Pengangkatan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Dewan Eksekutif Perkumpulan LAMEMBA Nomor: 024/DE/A.6/KS.3/XII/2025.

Ketiga dosen yang ditetapkan sebagai asesor LAMEMBA tersebut adalah Prof. Dr. Tony Wijaya, M.M., Dr. Penny Rahmawaty, M.Si., dan Dr. Agung Utama, M.Si. Ketiganya merupakan dosen Program Studi Manajemen FEB UNY. Saat ini, Dr. Penny Rahmawaty juga menjabat sebagai Ketua Departemen Manajemen, sedangkan Dr. Agung Utama sebagai Koordinator Program Studi S1 Manajemen.

Proses rekrutmen calon asesor LAMEMBA dilaksanakan secara nasional dan kompetitif. Tahapan seleksi dimulai pada awal Agustus 2025 hingga pengumuman hasil seleksi pada November 2025. Dari total 2.501 pendaftar, hanya 237 orang yang dinyatakan lolos dan ditetapkan sebagai asesor.

Penetapan dosen FEB UNY sebagai asesor LAMEMBA menunjukkan pengakuan terhadap kapasitas akademik, pengalaman, serta kontribusi dalam pengembangan mutu pendidikan tinggi, khususnya di bidang ekonomi, manajemen, bisnis, dan akuntansi. Peran asesor LAMEMBA strategis dalam menjamin kualitas program studi melalui proses akreditasi yang objektif dan berstandar nasional.

Pengangkatan ini sejalan dengan komitmen pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penjaminan mutu pendidikan tinggi, SDG 16 (Institusi yang Tangguh dan Akuntabel) melalui tata kelola akreditasi yang transparan dan profesional, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi antarperguruan tinggi dan lembaga akreditasi nasional.

FEB UNY Terima Kunjungan Studi Banding FEB Universitas Mulawarman Bahas Implementasi OBE

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta (FEB UNY) menerima kunjungan studi banding dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman (FEB Unmul) pada Selasa, 23 Desember 2025. Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari tata kelola program studi S1 serta implementasi Outcome-Based Education (OBE) di lingkungan FEB UNY. Kegiatan tersebut dihadiri oleh ketua departemen, koordinator program studi, Kepala Divisi Penjaminan Mutu (Penjamu), Sekretaris Divisi Penjamu, Kepala Divisi Humas dan UUIK FEB UNY, serta lima perwakilan dari FEB Universitas Mulawarman.

Kegiatan dibuka dengan sambutan dari Ketua Departemen Pendidikan Administrasi FEB UNY, Dr. Siti Umi Khayatun Mardiyah, M.Pd., yang menyampaikan apresiasi atas kunjungan FEB Universitas Mulawarman. Ia menegaskan bahwa kegiatan studi banding menjadi ruang berbagi praktik baik dalam pengelolaan akademik dan pengembangan kurikulum, khususnya dalam penerapan OBE di perguruan tinggi.

Perwakilan FEB Universitas Mulawarman, Wakil Dekan Bidang Akademik Dr. Tetra Hidayati, M.Si., menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari secara lebih mendalam pelaksanaan kegiatan belajar mengajar berbasis OBE, mulai dari proses perencanaan pembelajaran hingga sistem penilaian. Ia berharap kunjungan ini dapat membantu FEB Unmul dalam menyelaraskan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) dengan kebutuhan dunia kerja, serta membuka peluang kerja sama lanjutan yang saling memberikan manfaat.

Paparan utama disampaikan oleh Kepala Divisi Penjaminan Mutu (Penjamu) FEB UNY, Dr. Riana Isti Muslikhah, M.Pd., yang menjelaskan konsep OBE sebagai paradigma pengembangan kurikulum yang berfokus pada capaian pembelajaran lulusan (learning outcomes). Ia menyampaikan bahwa FEB UNY juga masih terus melakukan penguatan implementasi OBE dengan belajar dari berbagai perguruan tinggi lain, serta mengembangkan sistem penjaminan mutu pembelajaran secara berkelanjutan.

Dalam paparannya, Dr. Riana menjelaskan bahwa UNY telah menyediakan panduan pengembangan kurikulum yang mengacu pada Permendikbudristek Nomor 53 Tahun 2023. Dosen diwajibkan merancang Rencana Pembelajaran Semester (RPS) yang memuat CPL dan Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK) sesuai panduan tersebut. Kegiatan studi banding ini sejalan dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan mutu pembelajaran berbasis capaian, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui penguatan kolaborasi antarlembaga pendidikan tinggi. (fdhl)

Tetra Hidayati

Dharma Wanita Persatuan FEB UNY Susun Program Kerja Tahun 2026

Dharma Wanita Persatuan (DWP) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta (FEB UNY) menyelenggarakan kegiatan Penyusunan Program Kerja Tahun 2026 pada Senin, 22 Desember 2025, bertempat di Bale Ayu Jombor, Sleman. Kegiatan ini diikuti oleh 15 pengurus DWP FEB UNY dan dihadiri oleh Wakil Dekan Bidang Perencanaan, Keuangan, Umum, dan Sumber Daya (PKUSD) FEB UNY.

Kegiatan dibuka dengan sambutan Ketua DWP FEB UNY, Indah Haryani Sutirman. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa agenda penyusunan program kerja bertujuan untuk menyelaraskan rencana kegiatan tahun 2026 agar dapat dilaksanakan secara terstruktur. Program yang disusun juga diarahkan untuk tetap terhubung dengan kegiatan Dharma Wanita Persatuan di tingkat universitas dan pusat, serta mendorong partisipasi aktif anggota dalam kegiatan rutin bulanan.

Wakil Dekan Bidang Perencanaan, Keuangan, Umum, dan Sumber Daya (PKUSD) FEB UNY, Dr. Mustofa, M.Sc., dalam sambutannya menyampaikan informasi terkait kondisi dan perencanaan fakultas. Ia menjelaskan bahwa anggaran triwulan pertama tahun 2026 mencapai Rp4,2 miliar, dengan prioritas utama pada penyelesaian pembangunan fisik FEB UNY. Ia juga menyampaikan bahwa Gedung Serbaguna FEB UNY yang direncanakan selesai sebelum Idulfitri 2026 dapat dimanfaatkan oleh DWP untuk mendukung berbagai kegiatan, termasuk bidang olahraga dan kewirausahaan.

Agenda kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan laporan kegiatan tahun 2025 dan rencana program kerja tahun 2026 dari masing-masing bidang. Bidang Pendidikan melaporkan kegiatan yang telah dilaksanakan pada tahun 2025, antara lain kegiatan Lukis Hijab pada 12 September 2025, Seminar Pendidikan pada 19 Desember 2025, serta dukungan terhadap pertemuan rutin bulanan DWP. Untuk tahun 2026, Bidang Pendidikan merencanakan seminar bertema Warisan Budaya Batik dan Lurik serta kegiatan fashion show.

Bidang Ekonomi dan Usaha menyampaikan laporan kegiatan tahun 2025 yang meliputi pembukaan lapak arisan DWP, pengelolaan Snack-e DW, dan operasional Counter DWP FEB di EEC. Sementara itu, program kerja tahun 2026 difokuskan pada optimalisasi penjualan rutin dengan penggunaan QRIS, peningkatan kualitas Snack-e DW, optimalisasi Counter DWP Kantin EEC, serta pembukaan Counter DWP di EEC dengan sistem titip jual dan bagi hasil bagi anggota DWP.

Selain itu, Bidang Sosial Budaya DWP FEB UNY juga merancang sejumlah program untuk tahun 2026, di antaranya kegiatan keakraban pengurus dan anggota, bakti sosial dalam rangka Dies Natalis FEB UNY, pengelolaan kotak sosial, penguatan media sosial DWP FEB UNY, serta keberlanjutan kegiatan tahsin. Secara keseluruhan, penyusunan program kerja ini mencerminkan upaya DWP FEB UNY dalam memperkuat peran organisasi sebagai pendukung kesejahteraan keluarga sivitas akademika, pemberdayaan ekonomi, pelestarian budaya, serta kepedulian sosial. Kegiatan ini sejalan dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui kegiatan edukatif, SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui pengembangan usaha produktif, serta SDG 5 (Kesetaraan Gender) melalui pemberdayaan perempuan dalam organisasi Dharma Wanita Persatuan. (ist/fdh)

FEB UNY Sambut Kunjungan Studi 75 Siswa SMA Muhammadiyah 23 Jakarta Timur

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta (FEB UNY) menerima kunjungan studi dari SMA S Muhammadiyah 23 Jakarta Timur pada Selasa, 17 Desember 2025, bertempat di Ruang Ramah Tamah FEB UNY. Kunjungan ini diikuti oleh 75 siswa bersama 6 guru pendamping sebagai bagian dari upaya pengenalan dunia perguruan tinggi kepada peserta didik.

Rombongan sekolah disambut oleh Dekan FEB UNY Dr. Sutirman, M.Pd., Wakil Dekan Bidang Riset, Kerja Sama, Sistem Informasi, dan Usaha Dr. Denies Priantinah, Kepala Divisi Humas dan UUIK Dr. Agatha Saputri, M.Pd., serta Sekretaris Divisi Humas dan UUIK Umar Yeni Suyanto, M.Pd. Kehadiran pimpinan dan pengelola fakultas menunjukkan komitmen FEB UNY dalam mendukung kegiatan edukatif bagi siswa sekolah menengah.

Dalam sambutannya, Dekan FEB UNY menyampaikan apresiasi kepada SMA S Muhammadiyah 23 Jakarta Timur yang telah memilih FEB UNY sebagai salah satu tujuan kunjungan studi. Ia berharap kegiatan ini dapat memberikan gambaran mengenai kehidupan akademik di perguruan tinggi dan mendorong siswa untuk melanjutkan studi ke jenjang pendidikan tinggi, termasuk di Universitas Negeri Yogyakarta.

Selanjutnya, Wakil Dekan Bidang RKSIU memberikan motivasi kepada para siswa mengenai pentingnya melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Ia menjelaskan berbagai manfaat studi lanjut, termasuk pengembangan kompetensi akademik dan nonakademik, perluasan wawasan, serta pengalaman kemandirian melalui proses merantau dan beradaptasi di lingkungan baru.

Pada sesi pemaparan informasi, Divisi Humas dan UUIK FEB UNY menyampaikan profil fakultas, daftar program studi yang tersedia, jalur dan mekanisme seleksi penerimaan mahasiswa baru, serta berbagai kegiatan kemahasiswaan dan prestasi yang telah diraih mahasiswa FEB UNY. Sesi ini juga diisi dengan diskusi interaktif, di mana para siswa mengajukan berbagai pertanyaan seputar tips menjadi mahasiswa yang unggul dan strategi menghadapi tugas akhir di perguruan tinggi.

Kegiatan kunjungan studi ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan akses informasi pendidikan tinggi bagi siswa sekolah menengah, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui penguatan kerja sama antara institusi pendidikan menengah dan perguruan tinggi dalam mendukung transisi pendidikan yang berkelanjutan. (fdhl)

Sambutan DekanMotivasi WD RKSIU Dr. Denies PriantinahPemaparan Profil FEB UNY Dr. Agatha Saputri

Pages