SDGs #17 Kemitraan

Torehkan Prestasi Nasional, Guru Besar FEB UNY Raih penghargaan OJK Penggerak Duta Literasi Keuangan Indonesia (OJK PEDULI) Kantor OJK Daerah Terbaik 2026 

Prof. Dr. Ratna Candra Sari, M.Si., CA., CFP., IFP., CSRS., Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta (FEB UNY) meraih prestasi membanggakan di tingkat nasional.

Prof. Dr. Ratna Candra Sari, M.Si., CA., CFP., IFP., CSRS berhasil memenangkan penghargaan OJK Penggerak Duta Literasi Keuangan Indonesia (OJK PEDULI) Kantor OJK Daerah Terbaik yang diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Pusat. Penghargaan ini diberikan atas keaktifan dan kepedulian Prof. Dr. Ratna Candra Sari, M.Si., CA., CFP., IFP., CSRS dalam menggerakkan eduukasi literasi keuangan untuk masyarakat dari berbagai kalangan baik pelajar, ibu rumah tangga dan masyarakat umum lainnya.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung dalam puncak acara Hari Indonesia Menabung (HIM) dan Bulan Literasi Keuangan (BLK) 2026 yang digelar di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 13 Bekasi pada Jumat, 28 Agustus 2026. Acara nasional bertema “Merajut Masa Depan melalui Literasi dan Inklusi Keuangan” ini dihadiri lebih dari 1.100 pelajar dan mahasiswa. Turut hadir pula sejumlah pejabat penting, seperti Ketua Dewan Komisioner OJK Dr. Friderica Widyasari Dewi, S.E., M.B.A., Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK Dicky Kartikoyono, S.E., M.P.M., Sesmenko Perekonomian Susiwijono Moegiarso, S.E., M.E., Dirjen Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan Kemenkeu Dr. Herman Saheruddin, S.E., M.Sc., Anggota Dewan Komisioner LPS Ferdinand D. Purba, S.E., M.A., serta jajaran pimpinan daerah dan pelaku industri jasa keuangan lainnya.

Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi Prof. Dr. Ratna Candra Sari, M.Si., CA., CFP., IFP., CSRS. dalam membimbing masyarakat agar lebih bijak mengelola keuangan. Prestasi tersebut sekaligus membuktikan kepedulian nyata akademisi UNY terhadap peningkatan literasi finansial di Indonesia. Pencapaian ini diharapkan mampu menginspirasi banyak pihak untuk mewujudkan masyarakat yang mandiri dan sejahtera menuju Indonesia Emas 2045.

Perkuat Global Mindset dan Transformasi Digital, Mahasiswa MM UNY Ikuti 2026 "Zhi & Xing Guizhou" Silk Road Youth Exchange Program di Tiongkok

Dalam rangka memperluas wawasan internasional serta memahami implementasi teknologi modern dalam pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM), mahasiswa Program Studi Magister Manajemen (MM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta (FEB UNY) angkatan 2025, Regita Lestariyan Lainy, berpartisipasi dalam ajang 2026 "Zhi & Xing Guizhou" Silk Road Youth Exchange Program di Republik Rakyat Tiongkok.

Kegiatan ini bertujuan untuk mempelajari secara langsung integrasi Artificial Intelligence (AI), Big Data, dan Internet of Things (IoT) dalam fungsi Learning and Development (L&D), otomatisasi industri, serta pengembangan strategi kepemimpinan lintas budaya (cross-cultural leadership) di era global.

Rangkaian kegiatan ini berlangsung selama 9 hari, mulai tanggal 24 Juli hingga 1 Agustus 2026, dan berlokasi di beberapa kota strategis di Tiongkok, antara lain Beijing, Guiyang, Anshun, Duyun, Danzhai, dan Sandu.

Selama program berlangsung, peserta mengikuti berbagai agenda akademik, kunjungan industri, hingga eksplorasi budaya. Kegiatan diawali dengan kunjungan sejarah ke Great Wall serta Courtesy Call ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Beijing untuk mempererat hubungan diplomatik dan jejaring pendidikan.

Selanjutnya, peserta melakukan kunjungan industri ke perusahaan AI Chinese untuk mengamati demonstrasi platform pembelajaran berbasis kecerdasan buatan seperti Knowly sebagai sarana upskilling dan reskilling SDM modern. Di Provinsi Guizhou, delegasi mengikuti Welcome Ceremony dan kelas bahasa serta kaligrafi Mandarin di Guizhou Vocational College of Economics and Business.

Studi lapangan juga dilakukan di Anshun Tourism Group di Huangguoshu Waterfall untuk mengamati penerapan Smart Tourism, dilanjutkan dengan kunjungan ke Balinghe Bridge Museum, serta eksplorasi pengelolaan data makro di National Big Data Exhibition Center di Guiyang.

Selain agenda berbasis teknologi, peserta juga mendapatkan pengalaman pertukaran budaya melalui Workshop Miao Batik Intangible Cultural Heritage di Duyun dan studi kebudayaan etnis Shui di Sandu. Rangkaian program diakhiri dengan observasi penerapan IoT pada perkebunan teh modern di Duyun Maojian Tea Digital Demonstration Park serta penutupan resmi pada acara Graduation Ceremony.

Melalui keikutsertaan dalam program ini, mahasiswa MM FEB UNY berhasil memperoleh pemahaman mendalam mengenai data-driven HRD, membangun jejaring kolaborasi internasional, serta meningkatkan keterampilan komunikasi interkultural. Hasil dan pengalaman ini diharapkan dapat menjadi best practices yang diadopsi dalam pengembangan kompetensi manajerial, riset akademis, maupun pengelolaan organisasi di Indonesia. (rgt)

FEB UNY dan Faculty of Accountancy UiTM Malaysia Perkuat Kerja Sama Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui Kolaborasi Literasi Keuangan Digital Berkelanjutan

Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) terus memperluas jejaring internasional melalui penandatanganan kerja sama di bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi bersama Faculty of Accountancy, Universiti Teknologi MARA (UiTM) Cawangan Perak, Kampus Tapah, Malaysia pada 17 Juli 2026.

Kegiatan yang berlangsung di kampus UiTM Tapah tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi akademik, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat antara kedua institusi. Kerja sama ini sekaligus mendukung pengembangan program internasional yang berorientasi pada penyelesaian berbagai tantangan sosial melalui pendekatan multidisiplin.

Delegasi dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta dipimpin oleh Dr. Ani Widayati, S.Pd., M.Pd., Ed.D bersama Dr. Dian Normalitasari Purnama, S.Pd., M.Pd., Dr. Agatha Saputri, M.Pd., dan Arief Nurrahman, S.Pd., M.Pd. Sementara itu, pihak Faculty of Accountancy UiTM diwakili oleh Dr. Enny Nurdin Sutan Maruhun, yang saat ini menjabat sebagai Head of Centre of Studies, Faculty of Accountancy, UiTM Perak Branch, Kampus Tapah. Sebelumnya beliau juga pernah menjabat sebagai Coordinator Program Diploma in Accountancy dan merupakan dosen senior dengan bidang keahlian Enterprise Risk Management, Financial Accounting, Financial Reporting, serta Corporate Governance.  

Kolaborasi ini mengusung tema "Strengthening the Financial Resilience of Indonesian Migrant Workers", yang dilaksanakan melalui sinergi antara Universitas Negeri Yogyakarta, DESAMIND, dan Universiti Teknologi MARA (UiTM) dalam pengembangan Sustainable Digital Financial Literacy. Program tersebut bertujuan meningkatkan ketahanan finansial pekerja migran Indonesia melalui penguatan literasi keuangan digital yang berkelanjutan sehingga mampu mendukung pengelolaan keuangan yang lebih baik serta meningkatkan kesejahteraan keluarga pekerja migran.

Melalui kerja sama ini, kedua perguruan tinggi berkomitmen untuk mengembangkan berbagai program bersama yang mencakup pertukaran akademik, penelitian kolaboratif, pengabdian kepada masyarakat, publikasi ilmiah internasional, pengembangan kurikulum, serta penyelenggaraan seminar dan kegiatan ilmiah lainnya. Sinergi ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan pendidikan tinggi sekaligus menghasilkan inovasi yang berdampak bagi masyarakat.

Penandatanganan dokumen kerja sama berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi. Kegiatan diakhiri dengan sesi dokumentasi bersama sebagai simbol komitmen kedua institusi untuk terus mempererat hubungan kemitraan internasional.

Kerja sama antara FEB UNY dan Faculty of Accountancy UiTM Malaysia ini menjadi salah satu langkah konkret dalam mendukung internasionalisasi perguruan tinggi sekaligus memperkuat implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kolaborasi global yang berorientasi pada kebermanfaatan bagi masyarakat. (ans)

Kegiatan Tindak Lanjut FEB UNY - Penguatan Tata Kelola Keuangan melalui Pelatihan Akuntansi Inklusif bagi Pengurus Organisasi Penyandang Disabilitas OHANA Indonesia

Tim pengabdian kepada masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta (FEB UNY) kembali mendampingi pengurus organisasi penyandang disabilitas OHANA Indonesia melalui kegiatan “Penguatan Tata Kelola Keuangan melalui Pelatihan Akuntansi Inklusif bagi Pengurus Organisasi Penyandang Disabilitas OHANA Indonesia” di Kantor Unit Layanan Disabilitas Universitas Gadjah Mada (UGM).

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut pelatihan sebelumnya. Pendampingan difokuskan pada penerapan pencatatan keuangan yang transparan dan akuntabel melalui pengerjaan studi kasus, diskusi kendala, serta pemeriksaan setiap tahapan penyusunan laporan bersama tim pengabdi.

Prof. Dr. Ratna Candra Sari, S.E., M.Si., CA, CFP. mendampingi peserta melakukan penjurnalan transaksi organisasi. Peserta belajar mengenali bukti transaksi, menentukan akun yang terpengaruh, memahami debit dan kredit, serta mencatat transaksi ke dalam jurnal umum dengan cara sederhana dan bertahap.

Latihan menggunakan studi kasus organisasi mencakup sumbangan dengan dan tanpa pembatasan, pendapatan kegiatan, biaya operasional, pembelian peralatan, dan penyusutan. Transaksi ditelusuri dari jurnal umum ke buku besar agar peserta memahami alur pencatatan secara utuh.

Nurul Hidayah, S.Pd., M.Sc. melanjutkan pendampingan penyusunan laporan penghasilan komprehensif, laporan perubahan aset neto, laporan arus kas, dan laporan posisi keuangan. Latihan juga menekankan pemisahan sumber daya dengan dan tanpa pembatasan agar dana digunakan dan dipertanggungjawabkan sesuai peruntukannya.

Melalui praktik tersebut, peserta melihat keterkaitan antara transaksi, jurnal, buku besar, dan laporan keuangan. Pendekatan ini menegaskan bahwa transparansi organisasi dibangun melalui pencatatan yang rutin, konsisten, dan didukung bukti transaksi yang memadai.

Kesan Supriyatno salah satu peserta tunanetra menunjukkan pentingnya pendampingan berkelanjutan. Grup WhatsApp diharapkan tetap aktif sebagai ruang konsultasi ketika peserta mulai menerapkan pencatatan keuangan di organisasi masing-masing. Kegiatan yang interaktif juga memberi kesempatan kepada peserta untuk meminta penjelasan ulang, menguji pemahaman, dan mendiskusikan kebutuhan organisasinya.

Melalui rangkaian pelatihan ini, pengurus OHANA Indonesia diharapkan semakin percaya diri menyusun laporan keuangan yang transparan dan akuntabel untuk mendukung pengambilan keputusan, menjaga kepercayaan anggota dan mitra, serta memperkuat keberlanjutan program. Kegiatan tersebut menegaskan komitmen FEB UNY terhadap pengabdian yang inklusif, aplikatif, dan berkelanjutan sekaligus mencerminkan semangat FEB UNY Berdampak dan Diktisaintek Berdampak.

Tim Pelaksana

Dosen: Prof. Dr. Ratna Candra Sari, S.E., M.Si., CA, CFP.; Dian Juliani, S.E., M.Sc.; Nurul Hidayah, S.Pd., M.Sc.; dan Annisa Ratna Sari, S.Pd., M.S.Ed., Ph.D.

Mahasiswa: Mawadatun Kafidah; Angelia Intan Revalina; Dewi Cahyani Putri; Saufi Afriyandi; dan Hani Suciati.

Penulis: Dian Juliani

FEB UNY Berikan Literasi Keuangan Digital bagi Keluarga Pekerja Migran Indonesia melalui Kolaborasi dengan Desamind dan Universiti Teknologi MARA

Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Internasional dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta (FEB UNY) menggelar program penguatan ketahanan finansial bagi keluarga Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Sanggar Belajar Kepong, Malaysia, pada 16 Juli 2026. Mengusung fokus literasi keuangan digital berkelanjutan, kegiatan kolaboratif ini dirancang untuk membekali generasi muda PMI dengan pemahaman manajemen keuangan modern sejak dini demi menjaga stabilitas ekonomi keluarga mereka di masa depan.

Inisiatif lintas negara ini dipimpin oleh Ani Widayati, S.Pd., M.Pd., Ed.D., bersama anggota tim dosen FEB UNY yang terdiri dari Dr. Dian Normalitasari Purnama, S.Pd., M.Pd., Dr. Agatha Saputri, M.Pd., dan Arief Nurrahman, S.Pd., M.Pd. Program ini semakin solid berkat sinergi strategis bersama organisasi sosial Desamind serta akademisi dari Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia, Dr. Masetah Ahmad Tarmizi, yang turut mengawal penyampaian materi agar adaptif dengan dinamika lokal.

Sebanyak 50 anak PMI yang menimba ilmu di Sanggar Belajar Kepong mengikuti rangkaian pelatihan edukatif ini dengan penuh antusias. Melalui simulasi interaktif dan pengenalan instrumen keuangan digital secara aman, para peserta diajak memahami konsep dasar perencanaan anggaran, pentingnya menabung, hingga pemanfaatan teknologi finansial secara bijak. Edukasi ini diharapkan mampu mendorong anak-anak menjadi agen perubahan dalam mendampingi orang tua mereka mengelola remitansi hasil kerja keras di perantauan.

Ketua Tim PKM Internasional FEB UNY, Ani Widayati, menegaskan bahwa pemahaman finansial yang kuat pada anak-anak pekerja migran merupakan fondasi penting untuk memutus rantai kerentanan ekonomi keluarga. Kolaborasi akademik dan komunitas ini bukan sekadar memberikan pengetahuan teknis, melainkan juga membangun kesadaran kolektif akan pentingnya perencanaan keuangan jangka panjang agar hasil jerih payah PMI dapat teralokasikan secara produktif dan berkelanjutan.

Kegiatan pengabdian internasional ini secara langsung berkontribusi pada pencapaian beberapa poin Sustainable Development Goals (SDGs). Program ini mendukung SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penyediaan edukasi finansial nonformal yang inklusif, SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) serta SDG 10 (Berkurangnya Kesenjangan) lewat pemberdayaan ketahanan ekonomi keluarga pekerja migran, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi strategis lintas batas antara perguruan tinggi UNY, UiTM, dan lembaga masyarakat Desamind. (agt)

Dosen FEB UNY Raih Gelar Doktor di Taiwan, Salurkan Riset Transformasi Perhotelan Hijau Indonesia-Taiwan

Dosen Departemen Manajemen Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta (FEB UNY), Rullyana Puspitaningrum Mamengko, S.Pd., M.M., Ph.D., resmi meraih gelar Doktor (Doctor of Philosophy) pada ujian sidang yang digelar di National Kaohsiung University of Science and Technology (NKUST), Taiwan. Rullyana berhasil menyelesaikan studinya pada Program Studi Ph.D. in Business Intelligence setelah mempertahankan disertasinya yang berjudul "Green Hospitality Transformation: A Comparative Qualitative Study of Sustainability Transformation in Indonesian and Taiwanese Green Hotels". Pencapaian akademik ini semakin memperkuat barisan tenaga pendidik berkualitas internasional di lingkungan FEB UNY dalam mengarungi tantangan pendidikan global.

Prosesi kelulusan dan ujian disertasi tersebut berjalan dengan khidmat di hadapan dewan penguji yang terdiri dari para pakar ternama lintas perguruan tinggi di Taiwan. Tim pembimbing akademik dipimpin oleh Dr. Lee (李力昌) sebagai Advisor utama dan Prof. Chen (陳光華) sebagai Co-Advisor dari NKUST. Selain itu, dewan penguji juga diperkuat oleh pakar hospitality dan bisnis terkemuka, yaitu Prof. Liu (劉修祥) dari Tainan University of Science and Technology, Prof. Huang (黃靖淑) dari National Pingtung University of Science and Technology, Prof. Lin (林宜親) dari National Kaohsiung University of Hospitality and Tourism, serta Prof. He (何秉燦) dari NKUST.

Riset disertasi Rullyana menggunakan pendekatan kualitatif komparatif studi kasus mendalam untuk memetakan evolusi kapabilitas keberlanjutan dalam konteks kelembagaan dan budaya yang berbeda antara Indonesia dan Taiwan. Penelitian ini melibatkan 36 praktisi industri dan pemangku kepentingan kunci, mencakup manajemen hotel berpredikat hijau (green hotels), akomodasi yang berkomitmen pada prinsip kelestarian lingkungan, hingga asosiasi perhotelan di kedua negara. Data primer dikumpulkan melalui wawancara mendalam (in-depth interviews), observasi lapangan, analisis dokumen organisasi, serta bukti visual, yang kemudian dianalisis secara induktif menggunakan perangkat lunak NVivo 14 dengan struktur pengkodean hierarkis.

Hasil penelitian mengungkapkan bahwa Modal Intelektual Hijau (Green Intellectual Capital) dan Modal Struktural Hijau (Green Structural Capital) menjadi pilar utama dalam menata sistem tata kelola dan rutinitas organisasi berbasis keberlanjutan. Studi ini menemukan dua jalur transformasi yang unik: Indonesia menonjol melalui Nusantara Green Hospitality Transformation Model (NGHTM) yang dijiwai oleh kearifan lokal (indigenous sustainability wisdom) dan inovasi kreatif, sementara Taiwan menerapkan Integrated Green Hospitality Transformation Model (IGHTM) yang berorientasi pada integrasi kapabilitas tata kelola terstruktur. Kedua model menunjukkan bahwa penerapan prinsip Triple Bottom Line mampu mendorong kolaborasi nilai (value co-creation), partisipasi aktif tamu, serta ketahanan organisasi jangka panjang.

Pencapaian doktor ini memberikan kontribusi teoritis dan praktis yang sangat signifikan bagi pengembangan industri pariwisata dan perhotelan berkelanjutan, baik di negara berkembang maupun negara maju. Kerangka kerja komparatif yang dirumuskan Rullyana menawarkan panduan strategis bagi para manajer hotel, akademisi, dan pembuat kebijakan dalam merancang regulasi serta operasional bisnis ramah lingkungan. Keberhasilan riset ini sekaligus membuktikan bahwa perguruan tinggi Indonesia mampu menghasilkan karya ilmiah berkelas dunia yang menjawab tantangan global di sektor industri jasa hospitality.

Pencapaian akademik dan substansi riset ini secara langsung mendukung pencapaian beberapa poin Sustainable Development Goals (SDGs) PBB. Peristiwa ini berkontribusi pada SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan kapasitas SDM pengajar perguruan tinggi yang berdaya saing global, SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) lewat dorongan pariwisata berkelanjutan, SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) melalui penerapan operasional perhotelan hijau, SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim) dalam upaya mitigasi jejak karbon industri pariwisata, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) yang tercermin dari kolaborasi riset internasional lintas negara antara Indonesia dan Taiwan. (fdhl)

FEB UNY Perkuat Kolaborasi Nasional melalui Kongres AFE-LPTK Indonesia dan OLOS 2026 di Surabaya

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta (FEB UNY) berpartisipasi aktif dalam Kongres AFE-LPTK Indonesia dan OLOS (One Lecture One Scopus) 2026 yang diselenggarakan pada 23–24 Juli 2026 di Hotel Mövenpick Surabaya City. Kegiatan yang diinisiasi oleh Asosiasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (AFE-LPTK) Indonesia dengan Universitas Negeri Surabaya (UNESA) sebagai tuan rumah ini menjadi forum strategis untuk memperkuat jejaring akademik, meningkatkan kualitas publikasi ilmiah dosen, serta memperluas kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia industri. Kehadiran FEB UNY pada kegiatan ini sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) 4 (Pendidikan Berkualitas), SDGs 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur), serta SDGs 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). 

Delegasi FEB UNY dipimpin langsung oleh Dekan FEB UNY, Dr. Sutirman, M.Pd., didampingi Wakil Dekan Bidang Riset, Kerja Sama, Sistem Informasi, dan Usaha (RKSIU), Dr. Denies Priantinah, M.Si., Ak., CA., serta Wakil Dekan Bidang Akademik (AKA), Ani Widayati, M.Pd., Ed.D., bersama rombongan dosen peserta OLOS dari FEB UNY. Kegiatan menghadirkan berbagai agenda penting, mulai dari Kongres AFE-LPTK Indonesia, workshop dan coaching clinic One Lecture One Scopus (OLOS), hingga seremoni penandatanganan kerja sama konsorsium berdampak antara AFE-LPTK dan PT Gaya Makmur Mobil. Selain itu, peserta memperoleh penguatan kapasitas publikasi internasional melalui paparan narasumber nasional maupun internasional, di antaranya Prof. Dr. Muhammad Hasan, S.Pd., M.Pd. dari Universitas Negeri Makassar dan Assoc. Prof. Ferry Jie dari Edith Cowan University, Australia. 

Keikutsertaan FEB UNY dalam forum nasional ini menjadi wujud komitmen fakultas untuk terus meningkatkan budaya riset, memperluas jejaring kemitraan, serta memperkuat kontribusi dosen dalam menghasilkan publikasi bereputasi internasional. Momentum penandatanganan kerja sama konsorsium juga diharapkan mampu membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antara perguruan tinggi anggota AFE-LPTK dengan dunia usaha dan industri dalam mendukung pelaksanaan tridarma perguruan tinggi yang berdampak bagi masyarakat. Kehadiran jajaran pimpinan FEB UNY bersama para dosen peserta OLOS menunjukkan komitmen fakultas dalam mendorong peningkatan kapasitas akademik sivitas, khususnya melalui penguatan budaya publikasi ilmiah bereputasi internasional dan pengembangan kolaborasi strategis lintas institusi.

Melalui partisipasi aktif pada Kongres AFE-LPTK Indonesia dan OLOS 2026, FEB UNY menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi yang unggul, inovatif, dan kolaboratif. Sinergi antara perguruan tinggi anggota AFE-LPTK, dunia industri, serta berbagai mitra strategis diharapkan mampu memperkuat implementasi tridarma perguruan tinggi sekaligus menghasilkan inovasi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Partisipasi ini juga sejalan dengan visi Universitas Negeri Yogyakarta dalam mewujudkan perguruan tinggi yang bereputasi internasional melalui penguatan pendidikan, penelitian, dan kemitraan berkelanjutan. (umy)

Tags: SDGs 4 (Quality Education), SDGs 9 (Industry, Innovation and Infrastructure), SDGs 17 (Partnerships for the Goals).

 

FEB UNY, UGM, dan OJK Bersinergi dalam Penguatan Tata Kelola Keuangan melalui Pelatihan Akuntansi Inklusif bagi Pengurus Organisasi Penyandang Disabilitas OHANA Indonesia

Tim pengabdian kepada masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta (FEB UNY) menyelenggarakan pelatihan “Penguatan Tata Kelola Keuangan melalui Pelatihan Akuntansi Inklusif bagi Pengurus Organisasi Penyandang Disabilitas OHANA Indonesia” di Kantor Unit Layanan Disabilitas Universitas Gadjah Mada (UGM). Kegiatan ini bertujuan memperkuat kemampuan pengurus dalam mencatat transaksi, menyusun laporan keuangan, dan mempertanggungjawabkan sumber daya organisasi secara transparan.

Pelatihan berkolaborasi dengan Otoritas Jasa Keuangan Daerah Istimewa Yogyakarta (OJK DIY). Susana Diah Kusumaningrum memperkenalkan tugas dan fungsi OJK serta membekali peserta dengan pengelolaan keuangan yang sehat, transaksi digital yang aman, cara memeriksa legalitas lembaga jasa keuangan, perbedaan pinjaman daring legal dan ilegal, perlindungan data pribadi, dan kanal resmi pengaduan OJK.

Ketua Tim Pengabdi, Prof. Dr. Ratna Candra Sari, S.E., M.Si., CA, CFP., menjelaskan perbedaan entitas berorientasi laba dan organisasi nonlaba. Ia menekankan bahwa laporan keuangan penting untuk menjaga keberlanjutan, membangun kepercayaan pemangku kepentingan, mendukung pengambilan keputusan, dan menunjukkan akuntabilitas. Peserta juga dikenalkan pada pelaporan keuangan berdasarkan ISAK 335, termasuk klasifikasi sumber daya dengan dan tanpa pembatasan dari pemberi sumber daya.

Dian Juliani, S.E., M.Sc. melanjutkan materi mengenai lima laporan utama organisasi nonlaba, yaitu laporan posisi keuangan, laporan penghasilan komprehensif, laporan perubahan aset neto, laporan arus kas, dan catatan atas laporan keuangan. Laporan tersebut menggambarkan posisi keuangan, penerimaan dan penggunaan sumber daya, perubahan aset neto, serta informasi penting di balik angka yang disajikan.

Nurul Hidayah, S.Pd., M.Sc. memandu praktik pencatatan sederhana, mulai dari bukti transaksi, jurnal umum, dan buku besar hingga penyusunan laporan keuangan. Tim pengabdi turut menekankan pentingnya memisahkan uang organisasi dari uang pribadi, menggunakan rekening khusus, mencatat transaksi secara rutin, menyimpan dokumen pendukung, dan menggunakan dana sesuai pembatasan pemberi sumber daya.

Kegiatan berlangsung interaktif dan memperoleh antusiasme yang baik. Melalui diskusi dan praktik, peserta dapat menghubungkan materi dengan pengalaman nyata dalam mengelola penerimaan, pengeluaran, dan pertanggungjawaban program OHANA Indonesia.

Pelatihan ini diharapkan meningkatkan keterampilan dan kepercayaan diri pengurus OHANA Indonesia dalam menyusun laporan keuangan yang tertib, transparan, dan akuntabel. Kolaborasi perguruan tinggi, regulator, dan organisasi penyandang disabilitas tersebut sekaligus mencerminkan semangat FEB UNY Berdampak dan Diktisaintek Berdampak melalui penerapan pengetahuan yang memberi manfaat langsung kepada masyarakat.

Tim Pelaksana

Dosen: Prof. Dr. Ratna Candra Sari, S.E., M.Si., CA, CFP.; Dian Juliani, S.E., M.Sc.; Nurul Hidayah, S.Pd., M.Sc.; dan Annisa Ratna Sari, S.Pd., M.S.Ed., Ph.D.

Mahasiswa: Mawadatun Kafidah; Angelia Intan Revalina; Dewi Cahyani Putri; Saufi Afriyandi; dan Hani Suciati.

Penulis: Dian Juliani

 

Tim PKM FEB UNY Berikan Pendampingan Pengurusan Legalitas Usaha UMKM di Dusun Kenteng, Kalurahan Pacarejo, Semanu, Gunungkidul

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta (FEB UNY) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk "Optimalisasi Legalitas Usaha UMKM melalui Sosialisasi Sertifikasi Halal dan Nomor Induk Berusaha (NIB) di Dusun Kenteng, Kalurahan Pacarejo." Kegiatan yang diselenggarakan pada Rabu (22/7) ini diikuti oleh para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Dusun Kenteng, Kalurahan Pacarejo, Kabupaten Gunungkidul.

Kegiatan PKM ini diketuai oleh Bintang Lazuardi Benteng Buana Muslim, S.M., M.M. dengan anggota tim Dr. Lina Nur Hidayati, S.E., M.M., Dr. Muniya Alteza, S.E., M.Si., dan Nindya Nuriswati Laili, S.E., M.Sc. Pelaksanaan kegiatan juga didukung oleh empat mahasiswa FEB UNY yang turut berpartisipasi sebagai bagian dari implementasi pembelajaran berbasis pengabdian kepada masyarakat.

Acara diawali dengan sambutan dari Ketua Tim PKM, Bintang Lazuardi Benteng Buana Muslim, S.M., M.M. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan harapan agar kegiatan sosialisasi ini dapat memberikan manfaat nyata bagi para pelaku UMKM, khususnya dalam meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya legalitas usaha melalui kepemilikan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Sertifikat Halal. Menurutnya, legalitas usaha merupakan fondasi penting bagi UMKM untuk berkembang secara lebih profesional, meningkatkan daya saing, serta memperluas akses terhadap berbagai peluang usaha, pembiayaan, dan program pemerintah.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Lurah Pacarejo, Suhadi, S.A.P. Beliau mengapresiasi pelaksanaan kegiatan PKM FEB UNY yang telah memilih Kalurahan Pacarejo sebagai lokasi pengabdian kepada masyarakat. Ia berharap kerja sama antara FEB UNY dan Pemerintah Kalurahan Pacarejo dapat terus berlanjut melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat, tidak hanya dalam pengembangan UMKM, tetapi juga pada bidang-bidang lain yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Kegiatan ini tidak hanya menghadirkan tim akademisi dari FEB UNY, tetapi juga mengundang Ilham Agus Prasetyo sebagai narasumber sekaligus praktisi yang berpengalaman dalam proses pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Sertifikasi Halal. Dalam sesi pemaparannya, Ilham Agus Prasetyo menjelaskan pentingnya legalitas usaha bagi UMKM, persyaratan administrasi, tahapan pengajuan, serta berbagai hal yang perlu dipersiapkan oleh pelaku usaha agar proses pengurusan NIB dan sertifikasi halal dapat dilakukan dengan lebih mudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya legalitas usaha sebagai salah satu faktor pendukung keberlanjutan bisnis. Tim PKM bersama narasumber juga menjelaskan manfaat kepemilikan NIB sebagai identitas resmi pelaku usaha serta pentingnya sertifikasi halal dalam meningkatkan kepercayaan konsumen. Dengan memiliki legalitas usaha yang memadai, pelaku UMKM diharapkan semakin mudah memperoleh akses terhadap pembiayaan, pendampingan, kemitraan usaha, hingga peluang untuk memperluas pasar.

Selain penyampaian materi, peserta juga memperoleh pendampingan awal terkait proses pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Sertifikasi Halal. Melalui sesi konsultasi dan diskusi, peserta dapat mengidentifikasi dokumen yang harus dipersiapkan, memahami alur pendaftaran, serta memperoleh solusi atas berbagai kendala yang dihadapi dalam proses legalisasi usaha. Pendampingan ini diharapkan dapat mendorong para pelaku UMKM untuk segera mengurus legalitas usahanya sehingga mampu meningkatkan kredibilitas usaha sekaligus membuka akses terhadap berbagai program pemberdayaan dan pengembangan usaha.

Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan antusiasme tinggi dari para peserta. Sesi diskusi dimanfaatkan oleh pelaku UMKM untuk menyampaikan berbagai pertanyaan dan kendala yang dihadapi dalam proses pengurusan legalitas usaha. Ilham Agus Prasetyo memberikan penjelasan berdasarkan pengalaman praktik di lapangan sekaligus memberikan pendampingan mengenai prosedur pengajuan NIB dan sertifikasi halal, sehingga peserta memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai proses legalisasi usaha.

Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat ini, FEB UNY berharap dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan kapasitas pelaku UMKM melalui edukasi dan pendampingan yang berkelanjutan. Legalitas usaha diharapkan menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat daya saing UMKM sehingga mampu tumbuh secara berkelanjutan, meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha, serta memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat Kalurahan Pacarejo.

Kegiatan ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) melalui peningkatan pengetahuan dan kapasitas pelaku UMKM, SDG 8 (Decent Work and Economic Growth) melalui penguatan usaha mikro yang produktif dan berdaya saing, SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure) melalui penguatan legalitas sebagai fondasi pengembangan usaha yang berkelanjutan, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah kalurahan, praktisi, dan masyarakat dalam mendorong pembangunan ekonomi lokal yang inklusif. (ndy)

 

Peningkatan Kapasitas UMKM Berkelanjutan melalui Literasi Keuangan dan Digital Marketing di Kalurahan Pacarejo Kecamatan Semanu Gunungkidul

Tim dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta (FEB UNY) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Kalurahan Pacarejo Semanu Gunungkidul yang bertajuk “Peningkatan Kapasitas UMKM Berkelanjutan melalui Literasi Keuangan dan Digital Marketing”. Kegiatan yang berlangsung pada 7 Juli 2026 di Balai Kalurahan Pacarejo diikuti sekitar 35 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari berbagai bidang usaha.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM melalui penguatan motivasi berwirausaha, peningkatan literasi keuangan, serta pemanfaatan digital marketing sebagai strategi pengembangan usaha. Ketiga aspek tersebut dinilai penting untuk mendukung keberlanjutan UMKM di tengah perkembangan teknologi dan perubahan perilaku konsumen yang semakin mengarah ke platform digital. Tim PkM FEB terdiri dari Dr. Penny Rahmawaty, M.Si., Dr. Arum Darmawati, MM, Dr. Lina Nur Hidayati, MM, Dr. Muniya Alteza, M.Si dan Nindya Nuriswati Laili, M.Sc

Kegiatan dibuka oleh Lurah Pacarejo, Suhadi, S.A.P., yang mengapresiasi terselenggaranya pelatihan bagi para pelaku UMKM di wilayahnya. Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat dibutuhkan untuk memperkuat kapasitas pelaku usaha agar mampu menghadapi tantangan bisnis yang semakin dinamis. Pelatihan diawali penyampaian materi membangun pola pikir kewirausahaan (entrepreneurial mindset), meningkatkan kepercayaan diri dalam mengembangkan usaha, serta menumbuhkan semangat untuk terus berinovasi dalam menghadapi perubahan lingkungan bisnis yang disampaikan Dr. Penny Rahmawaty, M.Si

Materi digital marketing disampaikan oleh Dr. Arum Darmawati, S.E., M.M. bersama Nindya Nuriswati Laili, S.E., M.Sc. Dalam sesi ini peserta memperoleh wawasan mengenai strategi pemasaran digital melalui media sosial, penyusunan konten promosi yang menarik, penguatan identitas merek (branding), hingga pemanfaatan berbagai platform digital untuk memperluas jangkauan pasar. Peserta juga diajak memahami pentingnya membangun kedekatan dengan konsumen melalui komunikasi digital yang efektif.

Selanjutnya, Dr. Muniya Alteza, S.E., M.Si. dan Dr. Lina Nur Hidayati, S.E., M.M. menyampaikan materi literasi keuangan yang menekankan pentingnya pencatatan keuangan usaha secara sederhana, pemisahan keuangan pribadi dan usaha, pengelolaan arus kas, serta perencanaan keuangan sebagai dasar pengambilan keputusan bisnis. Materi ini diharapkan dapat membantu pelaku UMKM membangun usaha yang lebih sehat dan berkelanjutan.

Suasana pelatihan berlangsung interaktif. Para peserta aktif berdiskusi dan mengajukan berbagai pertanyaan mengenai tantangan yang mereka hadapi dalam menjalankan usaha, mulai dari strategi pemasaran, pemanfaatan media sosial, hingga pengelolaan keuangan. Diskusi tersebut menjadi wadah berbagi pengalaman sekaligus mencari solusi yang sesuai dengan kondisi masing-masing usaha.

Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan mampu menerapkan strategi pemasaran digital secara lebih optimal, menyusun pencatatan keuangan yang lebih tertib, serta memiliki motivasi yang lebih kuat untuk mengembangkan usahanya. Dengan meningkatnya kapasitas pelaku UMKM, diharapkan produk-produk lokal Pacarejo semakin dikenal masyarakat luas dan mampu bersaing di pasar yang lebih kompetitif.

Sebagai tindak lanjut, tim Pengabdian kepada Masyarakat FEB UNY berkomitmen untuk terus menjalin kolaborasi dengan Pemerintah Kalurahan Pacarejo melalui berbagai program pendampingan dan penguatan kapasitas UMKM. Pendampingan ini diharapkan dapat membantu pelaku usaha mengimplementasikan materi yang telah diperoleh sehingga mampu meningkatkan produktivitas, memperluas pasar, dan mewujudkan UMKM yang tangguh serta berkelanjutan. (ndy)

Pages