Pembelajaran Pembagian Ilmu Ekonomi melalui Think-Pair-Share di Kelas X SMA Negeri 1 Kalasan
Submitted by feb on Thu, 10/09/2026 - 13:28
Kegiatan Praktik Kependidikan (PK) yang dilaksanakan Novita Susi Susanti, mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menghadirkan uji coba pembelajaran materi Pembagian Ilmu Ekonomi dengan metode Think-Pair-Share (TPS) di SMA Negeri 1 Kalasan. Kegiatan ini dilaksanakan pada tiga kelas, yaitu kelas X-E5 pada 3 September 2026, kelas X-E7 pada 4 September 2026, dan kelas X-E6 pada 8 September 2026. Melalui kegiatan ini, peserta didik diberi kesempatan untuk memahami materi melalui proses berpikir mandiri, diskusi, dan penyampaian hasil pembahasan berdasarkan case dalam kegiatan Case Economic Challenge. Kegiatan tersebut sejalan dengan SDG 4: Pendidikan Berkualitas yang mendukung terselenggaranya proses pembelajaran yang bermakna dan memberikan ruang bagi peserta didik untuk terlibat dalam kegiatan belajar.
Dalam pelaksanaannya, metode TPS diterapkan melalui tiga tahapan. Pada tahap Think, peserta didik terlebih dahulu memahami dan menganalisis kasus secara individu untuk menentukan pembagian ilmu ekonomi yang sesuai. Dalam kegiatan ini, peserta didik mengikuti tugas Case Economic Challenge yang terdiri atas enam case. Setiap case dikerjakan oleh tiga kelompok.
Selanjutnya, pada tahap Pair, peserta didik berdiskusi bersama pasangan untuk membandingkan pemikiran, menganalisis kasus lebih mendalam, serta menyusun jawaban beserta alasannya.
Pada tahap Share, digunakan sistem spin atau putaran secara acak untuk menentukan kelompok yang akan mempresentasikan hasil diskusinya. Setiap case diwakili oleh satu kelompok yang terpilih melalui spin, sementara kelompok lain menyimak dan diberikan kesempatan untuk memberikan tanggapan maupun pertanyaan. Sistem ini membuat kelompok tidak mengetahui sebelumnya siapa yang akan mendapat giliran presentasi sehingga setiap kelompok perlu mempersiapkan hasil diskusinya.
Setelah setiap presentasi, guru memberikan penguatan dan klarifikasi terhadap jawaban yang disampaikan agar peserta didik memperoleh pemahaman yang lebih tepat mengenai Pembagian Ilmu Ekonomi.
Berdasarkan pengamatan selama uji coba pembelajaran, peserta didik terlihat terlibat dalam proses diskusi dan saling bertukar pemikiran bersama pasangan. Pada beberapa kelas, peserta didik juga cukup aktif memberikan tanggapan dan mengajukan pertanyaan, meskipun tingkat keterlibatan dalam menyampaikan pendapat masih beragam antarkelas. Dari sisi pemahaman materi, peserta didik mampu membedakan konsep ekonomi mikro dan ekonomi makro serta mengidentifikasi jenis pembagian ilmu ekonomi berdasarkan kasus yang diberikan. Peserta didik juga dapat menyampaikan solusi yang logis dan kreatif terhadap permasalahan ekonomi yang dibahas. Penggunaan kasus dalam pembelajaran memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk tidak hanya memahami konsep, tetapi juga menghubungkannya dengan permasalahan ekonomi yang lebih konkret.
Uji coba pembelajaran ini menjadi salah satu pengalaman dalam pelaksanaan Praktik Kependidikan sekaligus bahan evaluasi untuk pengembangan pembelajaran selanjutnya. Kegiatan ini memberikan pengalaman dalam menerapkan pembelajaran yang memberi kesempatan kepada peserta didik untuk berpikir, berdiskusi, dan menyampaikan hasil pembahasan berdasarkan case dalam kegiatan Case Economic Challenge. Pengalaman ini menjadi bahan pertimbangan dalam mengembangkan kegiatan pembelajaran yang lebih variatif dan kontekstual, serta disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik di setiap kelas. Kegiatan tersebut diharapkan dapat mendukung terciptanya proses pembelajaran yang lebih bermakna dan sejalan dengan SDG 4: Pendidikan Berkualitas. (nvt)





















