Membangun Kesadaran Lingkungan melalui Program Kebersihan Kelas dalam Mendukung Sekolah Berkelanjutan di SMA Negeri 7 Yogyakarta
Submitted by feb on Wed, 07/10/2026 - 09:38
Sulis Miratul Karimah, mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) melaksanakan program kerja Lomba Kebersihan Kelas di SMA Negeri 7 Yogyakarta, yang berlangsung sejak bulan Agustus hingga September 2026. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh kelas dari jenjang X hingga XII dan bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran lingkungan di kalangan peserta didik. Program ini merupakan salah satu bentuk kontribusi nyata mahasiswa PK UNY dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-4 (Pendidikan Berkualitas) dan tujuan ke-11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan), melalui penciptaan lingkungan belajar yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Program Lomba Kebersihan Kelas dirancang untuk mendorong peserta didik agar lebih peduli dan bertanggung jawab terhadap kebersihan lingkungan belajar mereka sendiri. Penilaian dilakukan secara rutin setiap hari, yaitu sebelum dan sesudah kegiatan pembelajaran berlangsung, dengan memperhatikan beberapa aspek utama seperti kebersihan lantai kelas, kerapian dan kebersihan alat pembelajaran, serta kelengkapan alat kebersihan yang tersedia di masing-masing kelas. Hasil penilaian tersebut kemudian direkap secara berkala, dan pengumuman kelas terbersih dilakukan setiap dua minggu sekali dengan menetapkan satu kelas juara untuk masing-masing angkatan. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa PK sebagai penilai dan fasilitator, guru wali kelas sebagai pendamping, serta seluruh peserta didik sebagai subjek utama pelaksana kebersihan kelas.
Melalui pelaksanaan program ini, terlihat adanya peningkatan kesadaran peserta didik dalam menjaga kebersihan kelas secara mandiri dan berkelanjutan. Peserta didik menjadi lebih disiplin dalam merawat fasilitas belajar, sekaligus tumbuh rasa kompetisi yang sehat antarkelas untuk meraih predikat kelas terbersih. Bagi pihak sekolah, program ini turut mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang lebih rapi, nyaman, dan kondusif untuk kegiatan belajar-mengajar. Dampak jangka panjang dari kegiatan ini diharapkan dapat membentuk kebiasaan hidup bersih yang menjadi bagian dari budaya sekolah, sejalan dengan semangat sekolah berkelanjutan yang selaras dengan tujuan SDGs.
Dengan terlaksananya Lomba Kebersihan Kelas ini, diharapkan kesadaran lingkungan yang telah ditanamkan dapat terus berlanjut meskipun program PK telah berakhir. Pihak sekolah diharapkan dapat mengadopsi kegiatan serupa sebagai program rutin sekolah guna menjaga keberlanjutan budaya bersih di lingkungan SMA Negeri 7 Yogyakarta. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa hal-hal sederhana seperti menjaga kebersihan kelas dapat memberikan kontribusi besar terhadap terwujudnya sekolah yang berkelanjutan dan mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan secara lebih luas.
























