Jelajahi Kampung Batik Giriloyo, Mahasiswa UNY Bimbing Siswa SMA N 1 Bantul Gali Potensi Ekonomi Desa

BANTUL — Pada Kamis, 10 September 2025 SMA Negeri 1 Bantul melaksanakan kegiatan kokurikuler berjudul “Ensiklopedia Digital Potensi Desadi Kabupaten Bantul” yang berlangsung di sembilan dusun di wilayah Kabupaten Bantul, salah satunya Dusun Giriloyo, Kecamatan Imogiri yang masyarakatnya dikenal sebagai sentra pembatik tulis. Kegiatan ini dilaksanakan oleh guru bersama mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dengan sasaran seluruh peserta didik kelas 10. Kegiatan ini relevan dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur), serta SDG 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan).

Kegiatan ini bertujuan mengenalkan peserta didik pada potensi sosial, ekonomi, dan budaya di lingkungan sekitar melalui observasi lapangan secara langsung. Peserta didik dibagi ke dalam kelompok-kelompok kecil dan didampingi guru serta mahasiswa PK UNY untuk mengamati kehidupan masyarakat dari berbagai sudut pandang mata pelajaran, yakni sosiologi, ekonomi, sejarah, geografi, dan pendidikan agama. Di Dusun Giriloyo, peserta didik mengamati langsung proses produksi batik tulis mulai dari pembuatan pola, pencantingan, hingga pewarnaan kain, serta berdialog dengan para pembatik mengenai sejarah dan perkembangan usaha batik yang telah menjadi mata pencaharian turun-temurun warga setempat. Hasil observasi tersebut selanjutnya didokumentasikan dan disusun menjadi sebuah ensiklopedia digital yang memuat profil potensi setiap dusun.

Kegiatan ini memberikan dampak positif bagi peserta didik berupa penguatan pemahaman lintas disiplin ilmu serta kepekaan terhadap kondisi sosial dan ekonomi masyarakat sekitar. Bagi masyarakat Dusun Giriloyo, kegiatan ini turut membantu mendokumentasikan dan mempromosikan usaha batik tulis sebagai warisan budaya sekaligus sumber penghidupan ekonomi warga, sejalan dengan SDG 8 dan SDG 9. Pendekatan pembelajaran lintas mata pelajaran yang diterapkan turut mendukung SDG 4 tentang pendidikan berkualitas, sementara cakupan observasi ke sembilan dusun berkontribusi pada SDG 11 melalui upaya pelestarian aset sosial dan budaya di berbagai wilayah Kabupaten Bantul.

Melalui kegiatan “Ensiklopedia Digital Potensi Desa di Kabupaten Bantul” ini, sekolah berharap peserta didik dapat terus mengembangkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar sekaligus menghasilkan dokumentasi yang bermanfaat bagi pelestarian potensi desa. Kegiatan ini juga diharapkan dapat ditindaklanjuti dan dikembangkan pada periode pembelajaran berikutnya sebagai bagian dari penguatan wawasan sosial dan lingkungan peserta didik.