Membangun Budaya Kebersihan Sekolah Berkelanjutan, Mahasiswa PK Wujudkan Lingkungan Belajar Sehat di SMA Negeri 7 Yogyakarta

YOGYAKARTA – Mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) menyelenggarakan program kerja berbasis Sustainable Development Goals (SDGs) bertema “Keberlanjutan & Pembiasaan: Membangun Kebiasaan Menjaga Kebersihan Kelas secara Berkelanjutan” di SMA Negeri 7 Yogyakarta. Kegiatan yang dilaksanakan secara intensif dari bulan Agustus hingga September ini melibatkan seluruh peserta didik dari kelas X, XI, hingga XII. Program pembiasaan ini selaras dengan pencapaian SDG 11 (Sustainable Cities and Communities), khususnya dalam mendukung peningkatan kualitas layanan dan pemberdayaan masyarakat sekolah melalui pembudayaan hidup bersih, rapi, serta tertib di lingkungan belajar.

Tujuan utama dari program ini adalah menanamkan kedisiplinan dan kesadaran lingkungan sebagai bagian dari budaya unggul sekolah secara berkelanjutan. Pemantauan dan pengecekan kebersihan kelas dilakukan secara rutin setiap pagi sebelum Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dimulai oleh penanggung jawab program kerja mahasiswa PK. Penilaian berfokus pada tiga aspek utama, yaitu kebersihan, kelengkapan, serta kerapihan atau keindahan kelas. Aspek kebersihan dinilai dari kebersihan lantai, papan tulis, meja dan kursi, pintu dan jendela, hingga teras kelas. Aspek kelengkapan mencakup ketersediaan atribut resmi negara seperti foto Presiden, foto Wakil Presiden, Lambang Garuda, jam dinding, alat kebersihan kelas, serta keberadaan mading kelas. Sementara itu, aspek kerapihan dan keindahan berfokus pada penataan meja guru, penataan meja dan kursi siswa, penataan peralatan kebersihan, serta kreativitas penataan papan pajangan kelas.

Melalui pemantauan berkala selama dua bulan, program ini berhasil memberikan perubahan signifikan terhadap kepedulian para siswa SMA Negeri 7 Yogyakarta dalam merawat ruang kelas mereka. Lingkungan kelas menjadi lebih bersih, tertata rapi, dan nyaman, sehingga secara langsung menciptakan suasana belajar yang kondusif serta mendukung kesehatan fisik peserta didik maupun seluruh warga sekolah. Pembiasaan rutin setiap pagi ini tidak hanya menjaga estetika lingkungan sekolah, tetapi juga berhasil memperkuat budaya gotong royong dan rasa kepemilikan bersama atas sarana publik di ruang lingkup pendidikan.

Melalui keberhasilan program ini, diharapkan pembiasaan dan semangat menjaga kebersihan kelas dapat terus dipertahankan secara mandiri oleh seluruh siswa, sehingga menjadi budaya berkelanjutan di SMA Negeri 7 Yogyakarta meskipun masa Praktik Kependidikan telah berakhir.