Gerakan Siap Kerja Mengenal Dunia Kerja dan Membangun Kesiapan Generasi Muda sebagai Implementasi SDG 8 di SMA Negeri 1 Ngemplak

Program “Gerakan Siap Kerja” merupakan bentuk implementasi Sustainable Development Goal (SDGs) 8, yaitu Decent Work and Economic Growth atau pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, yang diterapkan melalui kegiatan pembelajaran ekonomi di SMA Negeri 1 Ngemplak. Dalam kegiatan Praktek Kependidikan (PK), materi yang disampaikan kepada siswa kelas XI berkaitan dengan ketenagakerjaan, sistem upah, dan pengangguran. Materi tersebut memiliki keterkaitan yang cukup erat dengan tujuan SDGs 8 karena membahas berbagai hal mengenai tenaga kerja, pekerjaan, pemberian upah, serta permasalahan yang muncul dalam dunia ketenagakerjaan. Melalui materi ketenagakerjaan, siswa diperkenalkan dengan pengertian tenaga kerja, angkatan kerja, kesempatan kerja, serta berbagai jenis tenaga kerja berdasarkan karakteristiknya. Pemahaman tersebut penting agar siswa memiliki gambaran mengenai kondisi dan peran tenaga kerja dalam kegiatan ekonomi.

Selanjutnya, pada materi sistem upah, siswa mempelajari berbagai bentuk sistem pemberian upah serta faktor-faktor yang berkaitan dengan pemberian imbalan kepada tenaga kerja. Materi ini dapat dikaitkan dengan konsep pekerjaan layak dalam SDGs 8, karena pekerjaan yang layak tidak hanya berkaitan dengan memperoleh pekerjaan, tetapi juga berkaitan dengan adanya imbalan yang sesuai serta kondisi kerja yang baik. Pembahasan kemudian dilanjutkan dengan materi pengangguran. Siswa diperkenalkan dengan berbagai jenis pengangguran beserta penyebabnya, seperti pengangguran friksional, struktural, siklikal, musiman, terbuka, dan terselubung. Melalui materi tersebut, siswa dapat memahami bahwa pengangguran merupakan salah satu permasalahan dalam ketenagakerjaan yang dapat memengaruhi kondisi ekonomi seseorang maupun masyarakat. Pemahaman mengenai penyebab dan jenis pengangguran juga memberikan gambaran kepada siswa mengenai pentingnya memiliki kemampuan dan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. 

Keterkaitan materi ketenagakerjaan dengan SDGs 8 terlihat dari adanya pembahasan mengenai pentingnya kesempatan kerja, pekerjaan yang layak, pemberian upah, serta upaya mengurangi pengangguran. Dengan memahami materi tersebut, siswa diharapkan memiliki pengetahuan mengenai kondisi dunia kerja dan mulai menyadari pentingnya mempersiapkan diri untuk menghadapi masa depan. Persiapan tersebut dapat dilakukan melalui pendidikan, pengembangan keterampilan, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan perubahan kebutuhan dunia kerja. 

Dengan demikian, kegiatan pembelajaran materi ketenagakerjaan, sistem upah, dan pengangguran yang dilaksanakan selama Praktek Kependidikan dapat menjadi salah satu bentuk pengenalan nilai-nilai SDGs 8 kepada siswa. Meskipun penerapannya dilakukan melalui pembelajaran, materi yang diberikan tidak hanya berkaitan dengan pemahaman konsep ekonomi, tetapi juga membantu siswa memahami permasalahan nyata dalam dunia kerja. Hal tersebut diharapkan dapat memberikan bekal pengetahuan kepada siswa untuk lebih siap menentukan pilihan pendidikan maupun pekerjaan di masa mendatang serta menjadi generasi yang produktif dan mampu berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi.