Wujudkan SDG 4, Mahasiswa PK UNY Hadirkan Pembelajaran Ekonomi Menyenangkan melalui Economic Bowling di MAN 3 Sleman

Mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Risda Emilia Harahap dari Program Studi Pendidikan Ekonomi angkatan 2023, menghadirkan inovasi pembelajaran melalui permainan Economic Bowling di MAN 3 Sleman pada Jumat (28/08/26) lalu. Kegiatan yang dilaksanakan bersama peserta didik kelas X C dengan jumlah 34 siswa ini mengangkat materi skala prioritas dan biaya peluang. Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya menghadirkan pembelajaran yang aktif, menyenangkan, dan bermakna sebagai bentuk kontribusi mahasiswa PK dalam mendukung Sustainable Development Goal (SDG) 4 tentang Pendidikan Berkualitas.

Pembelajaran diawali dengan pemberian pre-test untuk mengetahui pemahaman awal siswa terhadap materi. Rangkaian pembelajaran diawali dengan apersepsi melalui pertanyaan sederhana mengenai pilihan yang akan dilakukan siswa apabila memiliki sejumlah uang dan harus menentukan barang atau kebutuhan yang ingin dibeli. Pertanyaan tersebut kemudian mengarahkan siswa pada pembahasan mengenai skala prioritas dan biaya peluang.

Setelah itu, pembelajaran dilanjutkan dengan penyampaian materi mengenai skala prioritas dan biaya peluang. Setelah memahami konsep dasar, siswa mengikuti permainan Economic Bowling yang dirancang oleh mahasiswa PK dengan terlebih dahulu dikonsultasikan bersama guru pamong. Terinspirasi dari permainan bowling, kegiatan ini menggunakan botol yang disusun seperti pin bowling dan bola untuk menjatuhkannya. Setiap botol memiliki nilai poin yang berbeda dan berisi soal yang harus dijawab oleh kelompok. Siswa dibagi ke dalam beberapa kelompok dan secara bergantian melempar bola untuk menjatuhkan botol, kemudian mendiskusikan soal yang diperoleh. Permainan berlangsung ramai dan kompetitif. Kelompok 1 berhasil memperoleh poin terbanyak dalam permainan tersebut.

Penerapan Economic Bowling membuat siswa lebih aktif terlibat dalam pembelajaran dan tidak hanya menerima materi melalui metode ceramah. Siswa dituntut untuk berdiskusi, memahami soal, serta menggunakan kemampuan berpikir kritis untuk menentukan jawaban tanpa bergantung pada telepon genggam. Keberagaman soal dalam permainan juga memberikan kesempatan bagi siswa untuk menguatkan pemahaman terhadap materi yang telah dipelajari. Suasana pembelajaran yang berlangsung ramai dan kompetitif membuat siswa lebih antusias sekaligus membantu mengurangi kejenuhan selama proses belajar.

Bagi mahasiswa PK, penerapan Economic Bowling menjadi pengalaman untuk mengembangkan pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada metode ceramah. Kegiatan ini menunjukkan bahwa konsep Ekonomi dapat disampaikan melalui media sederhana yang dikemas secara kreatif dan interaktif. Inovasi tersebut diharapkan dapat menjadi alternatif pembelajaran yang menyenangkan bagi peserta didik sekaligus mendukung terciptanya pengalaman belajar yang berkualitas sebagai bagian dari upaya mewujudkan SDG 4 di lingkungan sekolah. (reh)