Membangun Kesadaran Konsumsi Bertanggung Jawab melalui Pembelajaran Kebutuhan dan Kelangkaan Berbasis Masalah di Kelas XF SMA Negeri 1 Pundong

Elista Dea Nur Rahayu mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi yang melaksanakan Praktik Kependidikan (PK) mengajar mata pelajaran Ekonomi di SMA Negeri 1 Pundong Bantul, Jumat (07/08/26) lalu. Melaksanakan pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada materi kebutuhan, kelangkaan, dan biaya peluang kepada peserta didik kelas XF. Kegiatan pembelajaran mengangkat permasalahan ekonomi yang dekat dengan kehidupan sehari-hari peserta didik dan dikaitkan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, melalui kegiatan analisis masalah dan penyusunan solusi dalam bentuk poster.

Pembelajaran diawali dengan penyajian permasalahan kontekstual yang mendorong peserta didik untuk mengidentifikasi masalah ekonomi di lingkungan sekitar. Peserta didik kemudian dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk menganalisis salah satu dari empat studi kasus, yaitu sampah makanan (food waste) di kantin sekolah, krisis air bersih saat musim kemarau, penggunaan plastik sekali pakai yang berlebihan, serta kenaikan harga beras akibat gagal panen. Melalui diskusi kelompok, peserta didik menganalisis hubungan antara kebutuhan manusia yang tidak terbatas dengan sumber daya yang terbatas, dampak kelangkaan, serta biaya peluang dalam menentukan pilihan. Hasil analisis selanjutnya dituangkan dalam poster yang memuat permasalahan, dampak, dan solusi yang dapat diterapkan oleh peserta didik, masyarakat, maupun pihak terkait.

Kegiatan tersebut memberikan pengalaman belajar yang mendorong peserta didik tidak hanya memahami konsep ekonomi secara teoritis, tetapi juga menghubungkannya dengan permasalahan nyata. Peserta didik belajar mempertimbangkan penggunaan sumber daya secara bijak, menentukan prioritas kebutuhan, serta memahami konsekuensi dari setiap pilihan ekonomi. Pembuatan poster juga melatih kemampuan berpikir kritis, bekerja sama, berkomunikasi, dan menghasilkan solusi kreatif. Melalui kegiatan ini, pembelajaran Ekonomi turut mendukung pencapaian SDG 12 dengan menumbuhkan kesadaran peserta didik mengenai pentingnya mengurangi pemborosan makanan, menghemat air, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, dan memanfaatkan sumber daya secara bertanggung jawab.

Melalui pembelajaran berbasis masalah ini, diharapkan kesadaran peserta didik terhadap perilaku konsumsi yang bertanggung jawab dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di lingkungan keluarga dan masyarakat. Kegiatan serupa diharapkan dapat terus dikembangkan dengan mengangkat berbagai permasalahan ekonomi dan lingkungan yang aktual sehingga pembelajaran Ekonomi semakin bermakna serta memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan berkelanjutan. (els)